Cara Merawat Luka Jahitan Pasca Operasi Caesar Lebih Mudah dan Aman!!!

Cara Merawat Luka Jahitan Operasi Caesar

cara merawat luka jahitan operasi caesar
cara merawat luka jahitan operasi caesar

Kelahiran sang buah hati adalah suatu moment yang diinginkan oleh semua pasangan suami istri, karena tak lama lagi mereka akan menjadi orang tua ataupun menambah momongan. Meskipun proses persalinan sangat menguras tenaga sekaligus menyakitkan, tetapi jika sudah mendengar tangisan sang buah hati semua rasa sakit itu seketika hilang. Tak bisa dipungkiri juga mengenai masa pemulihan yang lebih lama jika memilih melahirkan caesar. Aktifitas akan terbatas jika luka bekas operasi belum sembuh total, dianjurkan pula untuk tidak mengangkat benda berat karena dapat membahayakan jahitan. Maka dari itu terkadang setelah beberapa hari pasca operasi caesar, ibu periksakan jahitan ke dokter dan setelahnya ibu akan diberi tahu oleh dokter cara merawat luka jahitan operasi caesar yang benar agar cepat kering.

Operasi Caesar merupakan solusi untuk melahirkan bayi di saat persalinan normal tidak mungki di lakukan oleh sang ibu, banyak faktor yag menjadi penyebab ibu memilih jalur operasi caesar untuk melahirkan.  Masalah yang biasanya terjadi seperti denyut nadi sang ibu lemah, tekanan darah sang ibu lemah, bobot bayi melebihi berat normal, bayi sungsang, dan masih banyak lagi. Namun tak ada risiko ketika melahirkan caesar menjadi pilihan kedua, jika melahirkan normal tidak bisa dilakukan lagi. Banyak dampak negatif yang akan di dapatkan pasca melahirkan caesar, seperti luka bekas operasi keluar nanah, terasa nyeri, berlubang, dan lain sebagainya.

baca juga : Buang Air Besar Setelah Melahirkan Caesar Terasa Sulit? Ini Solusinyaaa!!

Sekarang ini kelahiran melalui operasi caesar sudah menjadi hal yang biasa dikalangan ibu hamil. Banyak yang berfikir melahirkan melalui operasi caesar lebih baik dan tidak menimbulkan rasa sakit yang berlebih. Tetapi ternyata hal tersebut salah, ibu yang melahirkan melalui operasi caesar akan merasakan sakit setelah proses persalinan selesai dan saat bius perlahan mulai hilang. Luka bekas operasi tersebut memerlukan perhatian sehingga perlu mencari cara merawat luka jahitan yang mudan dan aman.

Bagaimana bentuk luka jahitan operasi caesar?

cara merawat luka jahitan operasi caesar
cara merawat luka jahitan operasi caesar

Bekas luka operasi caesar memiliki panjang sekitar 10cm hingga 15cm dan memiliki lebar 0,3cm. Lama kelamaan lebar luka ini akan menyusut dan warnanya akan menyamai warna kulit ibu kurang lebih 6 minggu setelah operasi caesar. Terdapat 2 bentuk sayatan  luka jahitan operasi caesar, antara lain sebagai berikut :

1. Horizontal

Sayatan horizontal atau transversal ini merupakan yang paling sering ditemukan sekarang ini dan lebih dari 95% operasi caesar menerapkan sayatan ini. Sayatan horizontal dibuat melintang pada bagian perut paling bawah atau pada bagian terendah dari rahim Anda. Sayatan ini membuat perdarahan lebih sedikit. Juga, kemungkinan Anda melahirkan normal setelah melakukan operasi caesar dengan sayatan ini bisa jadi lebih besar.

2. Vertikal

Sedangkan sayatan vertikal ini banyak dilakukan pada zaman dahulu, sekarang sedikit dokter yang menerapkan bentuk sayatan satu ini. Sayatan ini diterapkan hanya untuk kasus tertentu, seperti jika ibu sudah mempunyai bekas luka operasi caesar sebelumnya dengan bentuk vertikal. Jika bayi berada rendah dalam rahim atau pada keadaan darurat yang membutuhkan persalinan segera seperti pendarahan hebat karena plasenta previa, dapat menggunakan bentuk sayatan ini.

Bentuk sayatan vertikal dilakukan pada bagian tengah perut dan biasanya di bawah pusar sampai ke garis rambut kemaluan. Sayata ini lebih menyakitkan dan membutuhkan lebih banyak waktu dalam penyembuhan. Jika ibu memiliki bentuk sayatan vertikal dan ingin melahirkan normal setelahnya, maka risiko mengalami komplikasi saat persalinan normal lebih besar.

Ciri – Ciri Jahitan Caesar yang Bagus

  1. Bekas jahitan operasi caesar memiliki panjang sekitar 10 – 15 cm dengan lebar 0,3 cm
  2. Bekas jahitan akan menyusut dalam waktu kurang lebih 6 minggu setelah tindakan operasi dilakukan
  3. Jahitan menggunakan benang khusus yang dapat larut menjadi daging dan aman dipakai oleh ibu
  4. Warna bekas jahitan agak lebih gelap dan lama kelamaan akan mirip seperti warna kulit
  5. Biasanya akan merasakan sedikit gatal karena saraf di bekas jahitan mengalami gangguan
  6. Kontur kulit akan menjadi tidak rata atau sedikit timbul
  7. Terdapat bengkak disekitar jahitan yang terjadi pasca operasi dilakukan

Penyebab Luka Bekas Operasi Caesar Bermasalah

  • Kurang menjaga kebersihan luka bekas operasi
  • Kondisi tubuh tidak merespon terhadap bahan dasar benang jahit, sehingga menimbulkan reaksi alergi
  • Sering menyentuh area bekas luka, sehingga kuman dan virus masuk ke dalam luka
  • Adanya gesekan dari pakaian pada bekas luka

Cara Merawat Luka Jahitan Operasi Caesar Yang Dapat Dilakukan

Memanglah tidak bisa menghindari bekas luka jahitan jika memilih operasi caesar, cara merawat luka jahitan pasca operasi caesar sesuai dengan anjuran dokter, biasanya ibu tidak diperkenankan untuk mandi selama 24-48 jam pasca operasi caesar. Selama waktu ini biasanya perawat akan memandikan ibu dengan handuk basah, karena menghindari luka terkena air. Sebelum keluar dari rumah sakit, biasanya perawat akan menggantikan perban penutup luka. Terkadang dokter juga akan membiarkan luka operasi caesar terbuka dan hanya ditutupi dengan beberapa plester kecil seperti kertas yang disebut Steri-strips.

cara merawat luka jahitan operasi caesar
cara merawat luka jahitan operasi caesar

Apabila balutan penutup luka basah, kotor, atau tampak rembesan dari dalam luka, maka segeralah ganti perban ibu. Jika ibu tidak bisa atau belum berani untuk menggantinya sendiri, bisa ke dokter kandungan ibu untuk menggantikan perban. Umumnya luka operasi caesar dijahit dengan benang yang absorbable. Namun apabila dokter menggunakan benang non-absorbable, ibu akan mendapat perintah untuk kontrol pengangkatan jahitan. Jika dokter menggunakan Steri-strips, maka akan terlepas dengan sendirinya setelah 7-10 hari atau dokter yang akan melepaskannya sat kontrol. Saat batuk atau melakukan aktifitas lain, kadang akan terasa nyeri di sekitar luka operasi. Ibu bisa mengurangi rasa nyeri dengan cara sedikit menekan daerah luka operasi. Penggunaan compression garment (korset) dapat mengrangi rasa tidak nyaman. Pilihlah bahan yang elastis dan lembut di kulit dan hindari garment menggesek luka.

Penyembuhan pasca operasi caesar dilakukan dengan cara merawat luka jahitan dengan benar. Terdapat beberapa hal yang dapat membantu tubuh ibu untuk menyembuhkan luka jahitan, antara lain :

  • Jaga kebersihan luka

Cara merawat luka jahitan operasi caesar yang pertama yaitu menjaga kebersihan luka selama masa pemulihan awal untuk mencegah infeksi. Ketika mandi ibu bisa membasuhnya menggunakan air dan sedikit sabun, setelahnya keringkan dengan handuk bersih cukup dengan menepuk lembut.  Sebaiknya tidak menutup luka bekas operasi terlalu ketat, sebab hal ini dapat menyebabkan iritasi.

  • Jangan sampai kelelahan

Memiliki waktu istirahat yang cukup merupakan cara merawat luka jahitan operasi caesar yang paling penting. Karena dengan waktu istirahat yang cukup, luka jahitan akan lebih cepat sembuh dan ibu dapat beraktifitas seperti semula. Hindari mengangkat benda berat atau gerakan besar yang memungkinkan terjadinya peregangan pada kulit bekas luka.

  • Jaga sirkulasi udara luka

Menjaga sirkulasi udara pada luka salah satunya jagan terlalu menutup luka. Sehingga luka tidak terpapar dengan udara, sebenarnya udara dapat mendorong penyembuhan luka. Mengenakan pakaian yang longgarmerupakan salah satu cara menjaga sirkulasi udara pada luka.

  • Makan makanan yang bernutrisi

Cara merawat luka jahitan operasi caesar tidak hanya berfokus pada kebersihan, namun juga makanan perlu diperhatikan. Mengonsumsi makanan sehat yang mengandung banyak gizi serta nutrisi yang seimbang. Konsumsilah makanan dengan kandungan vitamin A, vitamin C, serta gandum utuh yang ada pada sereal maupu roti gandum sebagai sarapan pagi. Selain itu makanan wajib untuk dikonsumsi oleh ibu dalam masa pemulihan adalah protein, mineral, zinc, dan vitamin.

  • Minum banyak cairan

Konsumsi banyak cairan pasca operasi caesar sangat dibutuhkan karena untuk mengganti cairan yang hilang saat proses persalinan. Selain dapat menggannti cairan yang hilang, banyak konsumsi air dapat untuk mencegah sembelit.

  • Gunakan pakaian longgar

Tak hanya penggunaan perban yang ketat, namun Ibu juga diharuskan menggunakan pakaian yang tidak terlalu ketat karena dapat menyebabkan iritasi. Menggunakan pakaian longgar sangat dianjurkan untuk beberapa saat seperti pakai kaos, piyama, celana atau rok, dan daster.

Konsumsi Obat-obatan juga bisa ibu lakukan agar luka jahitan cepat kering. Banyak jenis obat-obatan pasca operasi caesar yang ditawarkan dari obat herbal hingga obat cina yang harganya bervariasi dari yang murah hingga yang paling mahal. Kali ini saya akan rekomendasikan obat pasca operasi caesar yang 100% alami dan aman untuk dikonsumsi selama masa pemulihan. Obat Herbal ini mengandung ekstrak ikan gabus atau ikan kutuk yang sangat baik untuk dikonsumsi, karena memiliki kandungan protein yang sangat tinggi.

baca juga : Luka Bekas Operasi Caesar Susah Kering? Ini Solusinya!!!

Pada ikan gabus atau ikan kutuk ini juga mengandung protein yang sangat dibutuhkan oleh tubuh yaitu Albumin. Apakah itu Albumin? Albumin merupakan jenis protein paling besar dalam tubuh. Albumin memiliki peran penting dalam penyembuhan luka diantaranya dapat mendistribusikan nutrisi ke area yang mengalami luka sehingga proses regenerasi jaringan menjadi lancar. Selain itu kandungan gizi dan vitamin dalam ikan gabus juga cukup lengkap sehingga kebutuhan nutrisi tubuh sehari-hari dapat terpenuhi.

Produk obat herbal yang kami rekomendasikan yaitu Kapsul Kutuk Premium. Apa saja sih Manfaat dan khasiat dari Kapsul Kutuk Premium? Berikut manfaat dan khasiat Kapsul Kutuk Premium :

  • Membangun & Memperbaiki Jaringan Sel Tubuh
  • Mempercepat proses penyembuhan semua Luka pada tubuh (Diabet, Luka Bakar, Pasca Operasi, pasca melahirkan, dll)
  • Terapi Penyakit Berat (Anti Oedema/Pembengkakan, Gagal Ginjal, Diabetes Melitus, Stroke, Hepatitis/Sirosis, Kanker, TBC/Infeksi Paru, Nephrotic Syndrome, Tonsilitis, Thypus, Patah Tulang, Gastritis, ITP, Sepsis, dll)
  • Suplemen Terbaik untuk Penderita ODHA (HIV/AIDS)
  • Membantu penyembuhan Autis
  • Memperbaiki Gizi Buruk pada Anak, Ibu hamil, Menyusui dan Lansia
  • Membantu menghilangkan Oedem (pembengkakan)
  • Perlancar ASI
  • Meningkatkan hemoglobin darah

cara merawat luka jahitan operasi caesar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *