Tanda – Tanda Infeksi dan Merawat Bekas Luka Pasca Persalinan Caesar

Infeksi dan Bekas Luka

infeksi dan bekas luka
infeksi dan bekas luka

Infeksi dan bekas luka – Melahirkan caesar mungkin membuat beberapa ibu memiliki rasa takut karena persalinan yang dilakukan dengan operasi dan menimbulkan sedikit rasa sakit saat melahirkan. Namun setelah melahirkan akan meninggalkan bekas jahitan, seperti pada operasi lainnya. Operasi caesar juga meninggalkan bekas jahitan pasa kulit dan harus dirawat sampai kering. Anda memiliki masalah pada bekas jahitan pasca caesar? Yuk sama – sama kita pelajari mengenai infeksi dan bekas luka jahitan pasca caesar….!!!

Normalnya, pada beberapa bulan pertama setelah melahirkan, luka bekas caesar terlihat merah atau merah muda. Kemudian, warna luka menjadi lebih pucat dengan garis tipis. Beberapa wanita mungkin mempunyai luka lebih lebar dan lebih tebal dengan kulit yang timbul. Namun, jika tidak dirawat dengan baik, luka bekas caesar dapat bermasalah.

baca juga : Apakah Penyebab Setelah Melahirkan Caesar Tidak Menstruasi?

Masalah bekas jahitan, seperti infeksi, dapat terjadi segera setelah Anda melahirkan atau selama masa pemulihan. Infeksi pada bekas jahitan mungkin jarang terjadi jika Anda merawat bekas jahitan caesar Anda dengan benar. Tapi, jika luka tidak dirawat, hal ini mungkin saja terjadi. Wanita hamil yang melahirkan normal memiliki kemungkinan lebih kecil untuk mengalami infeksi setelah melahirkan.

Infeksi dan bekas luka caesar bisa terjadi karena adanya pertumbuhan bakteri pada bekas jahitan Anda. Hal ini lebih sering terjadi pada wanita yang berisiko tinggi, seperti yang memiliki diabetes, penyakit autoimun, atau komplikasi kehamilan (seperti tekanan darah tinggi).

infeksi dan bekas luka
infeksi dan bekas luka

APA SAJA TANDA – TANDA INFEKSI DAN BEKAS LUKA PADA JAHITAN CAESAR?

Jika Anda mengalami tanda-tanda di bawah ini, sebaiknya segera periksakan luka bekas jahitan sesar Anda ke dokter agar segera mendapat penanganan lebih lanjut.

  • Nyeri, bengkak, atau kemerahan di tempat luka
  • Luka mengeluarkan nanah
  • Perut Anda terasa sakit
  • Demam lebih dari 38° C
  • Masalah saat buang air kecil, seperti nyeri, sensasi terbakar, atau bahkan tidak dapat buang air kecil
  • Keputihan dengan bau tidak enak
  • Perdarahan berlebihan dari vagina Anda, setidaknya dalam waktu satu jam
  • Terdapat gumpalan darah dari vagina
  • Sakit atau bengkak pada kaki

Penanganan segera sangat diperlukan. Jika dibiarkan terus-menerus, mungkin akan berisiko untuk mengalami sepsis, yaitu infeksi yang dapat menyerang seluruh aliran darah. Tanda-tanda sepsis adalah menggigil, peningkatan detak jantung, napas cepat, dan demam tinggi yang datang tiba-tiba.

BEBERAPA HAL YANG DAPAT DILAKUKAN UNTUK MEMPERCEPAT PENYEMBUHAN LUKA PASCA OPERASI CAESAR

Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu menyembuhkan luka bekas pasca operasi caesar supaya lebih cepat, yaitu:

  • Jangan Terlalu Kelelahan

waktu istirahat sebisa mungkin. Tempatkan segala sesuatu yang Ibu dan bayi butuhkan sedekat mungkin. Hindari mengangkat barang-barang yang berat, pekerjaan rumah tangga yang berat atau gerakan besar yang memungkinkan terjadinya peregangan pada kulit bekas luka atau mengiritasi bekas luka selama 6 minggu pertama.

  • Menjaga Posisi Tubuh dengan Baik

Gunakan postur tubuh yang baik ketika berdiri atau berjalan. Tahan sedikit perut  yang berdekatan dengan bekas sayatan selama melakukan gerakan tiba-tiba, seperti bersin, batuk, atau tertawa.

infeksi dan bekas luka

baca juga : Hal – Hal Mengenai Makanan Sebelum Melahirkan Caesar Yang Baik Untuk Dikonsumsi

  • Makan dengan baik dan minum banyak cairan

Mengkonsumsi makanan sehat salah satu cara penambah nutrisi yang tepat untuk penyembuhan dan dapat menumbuhkan jaringan yang sehat. Minum banyak cairan dapat membantu cairan yang hilang saat melahirkan dan menyusui, juga dapat membantu mencegah sembelit.

  • Menjaga Kebersihan

kebersihan selama masa penyembuhan awal berguna untuk mencegah infeksi. Saat mandi, anda dapat membasuhnya menggunakan air dan sedikit sabun, gosok dengan lembut. Setelah selesai, keringkan dengan handuk bersih cukup dengan menepuknya lembut.

  • Jaga sirkulasi udara pada luka

Jangan terlalu menutup luka, sehingga luka tidak terpapar dengan udara. Padahal, udara dapat mendorong penyembuhan luka. Anda bisa mengenakan baju agak longgar di malam hari untuk menjaga sirkulasi udara pada luka.

  • Konsultasi dengan dokter

Jika sayatan yang ditutup dengan jahitan tidak menyatu dengan kulit, anda harus rutin memeriksakannya ke dokter, sehingga jahitan dapat diangkat dan bekas luka dapat sembuh dengan cepat. Jika sayatan berwarna merah, bengkak, atau mengeluarkan cairan, mengalami demam tinggi, dan merasakan sakit pada daerah sekitar sayatan sebaiknya bicarakan dengan dokter.

 

Advertising

infeksi dan bekas luka

infeksi dan bekas luka

KLIK SHOPEE

https://shopee.co.id/familyshopee

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *