Kaki Bengkak Setelah Melahirkan Mengganggu Aktifitas? Ini 7 Solusi Terbaiknya!!!

Kaki Bengkak Setelah Melahirkan

kaki bengkak setelah melahirkan
kaki bengkak setelah melahirkan

Perubahan tubuh yang ibu rasakan tak hanya saat masa kehamilan, tetapi setelah melahirkan pun tubuh ibu terlihat masih sama saja. Selain tubuh, ibu yang melewati proses persalinan normal atau operasi caesar pasti akan menghadapi masalah baru yaitu salah satunya kaki bengkak. Namun tak hanya kaki bengkak setelah melahirkan, tetapi bisa menjalar sampai ke tangan. Kondisi seperti ini bisa muncul satu minggu setelah melahirkan, hampir semua ibu mengalami kaki bengkak setelah melahirkan baik melalui operasi caesar atau normal. Pastinya ibu akan terganggu bukan dengan keadaan seperti ini, maka ibu cari cara untuk mengatasinya. Simaklah sedikit artikel mengenai penyebab kaki bengkak setelah melahirkan dan solusi terbaik agar cepat normal.

Setelah melahirkan,tubuh akan secara bertahap menghilangkan cairan melalui urin dan keringat. Sementara itu hal tersebut dapat bocor dari pembuluh darah ke jaringan dan menyebabkan pembengkakan. Pembengkakan paling sering terjadi di tangan, kaki, dan pergelangan kaki. Biasanya pembengkakan akan hilang dalam waktu 1 minggu.

Normalkah Jika Tangan dan Kaki Bengkak Setelah Melahirkan?

Selama kehamilan tubuh menyimpan cairan ekstra yang menyebabkan volume darah meningkat hampir 50%. Cairan tersebut akan dikeluarkan melalui urin dan keringat, hal tersebut bisa saja bocor dari pembuluh darah ke jaringan dan menyebabkan pembengkakan. Dalam medis kondisi ini disebut dengan istilah Edema Postpartum, hanya beberapa ibu yang dapat merawat diri agar tidak terjadi kaki bengkak setelah melahirkan. Pembengkakan (edema) akan hilang sekitar 1 minggu, tetapi bisa lebih lama jika mengalami preeklampsia atau tekanan darah tinggiterkait kehamilan. Segeralah hubungi dokter jika terjadi hal-hal berikut :

  • Sakit kepala dan penglihatan kabur yang bisa menjadi tanda tekanan darah tinggi
  • Mengalami pembengkakan atau nyeri hebat di satu kaki dan bisa menandakan pembekuan darah
  • Mengalami pembengkakan hebat yang disertai dengan nyeri dada atau kesulitan bernafas. Ini dapat mengindikasi ibu mengalami pembekuan darah di paru-paru

Kaki bengkak setelah melahirkan adalah hal yang normal dan akan mereda tidak lama setelah melahirkan. Selain pada kaki, pembengkakan juga bisa muncul di tangan, wajah, tungkai, dan pergelangan kaki. Terjadinya kaki bengkak sebenarnya bisa terjadi dari masa kehamilan. Kaki bengkak ini mungkin mengembang selama trimester ke 3. Ini mungkin sangat parah untuk ibu dengan cairan ketuban berlebihan.

Penyebab yang membuat kaki bengkak setelah melahirkan antara lain :

1. Perubahan hormon

Ketika sedang hamil, tubuh akan menghasilkan hormon progesteron dengan jumlah yang tinggi. Sehingga penyebab pertama kaki bengkak setelah melahirkan adalah perubahan hormon ini. Hormon progesteron yang berlebihan itu menyebabkan retensi air dan natrium dalam tubuh, terutama pada tungkai kaki.

2. Penekanan pembuluh darah

Pembesaran rahim yang menekan aliran darah menjadi salah satu penyebab lain kaki bengkak setelah melahirkan. Karena hal itu membuat aliran darah balik dari kaki ke jantung menjadi terhambat akibatnya terjadi kaki bengkak setelah melahirkan. Akibatnya perlu beberapa hari setelah melahirkan untuk meredakan pembengkakan.

3. Proses persalinan

Bagi ibu yang akan menjalani persalinan, tubuh akan bersiap untuk melahirkan seperti bayi yang masuk ke ruang panggul, cerviks membuka dan mendorong terjadinya proses pembukaan saat melahirkan. Selain itu terjadi juga peningkatan tekanan ke berbagai  area di tubuh sehingga bisa menyebabkan cairan menumpuk di wajah, lengan, dan kaki. Sehingga secara alami akan terlihat lebih bengkak.

4. Cairan Infus

Saat proses persalinan baik persalinan normal atau operasi caesar mungkin akan menerima cairan infus. Cairan ini penting untuk melindungi ibu dari dehidrasi saat proses persalinan. Bagi ibu yang melewati proses persalinan operasi caesar juga akan menerima obat lewat bius dan obat anestesi. Cairan infus yang masuk lewat intravena ini secara otomatis menyebabkan tubuh menerima tambahan cairan. Kemudian cairan ini menumpuk dalam tubuh dan dapat menyebabkan kaki bengkak setelah melahirkan.

5. Ligamen tubuh menjadi longgar

Jaringan ikat atau ligamen di tubuh ketika hamil akan menjadi lebih longgar, sehingga menyebabkan kaki jadi membesar. Maka dari itu, tak perlu heran jika kaki bengkak setelah melahirkan yang menyebabkan sepatu tidak lagi muat seperti sebelumnya. Kondisi ini hanya bersifat sementara, tetapi bagi beberapa orang perubahan ini bisa menetap.

kaki bengkak setelah melahirkan
kaki bengkak setelah melahirkan

Bahaya yang mungkin terjadi pada kaki bengkak setelah melahirkan

Masalah kaki bengkak setelah melahirkan yang normal terjadi ini, ternyata memiliki bahaya yang mungkin saja dapat terjadi. jika kaki bengkak ini tak kunjung sembuh setelah 1 minggu dan menimbulkan gejala yang lain, maka ada baiknya jika langsung konsultasikan pada dokter. Berikut beberapa bahaya yang mungkin terjadi pada pembengkakan (edema) kaki setelah melahirkan :

  • Deep Veni Thrombosis (DVT)

Bahaya yang mungkin terjadi pertama yaitu Deep Veni Thrombosis (DVT). Efek dari DVT ini bisa menyebabkan kematian, jika mengalami gangguan ini ada baiknya melakukan rawat inap di rumah sakit. Dokter juga akan memberikan obat heparin yang disuntikkan langsung ke itravena. Gejala yang terjadi seperti tekanan darah menyebabkan vena kaki terlihat jelas, bercak kemerahan ringan dna berat pada salah satu atau kedua kaki yang bengkak, kaki menjadi sangat lelah sehingga mengurangi gerakan ibu, dan kaki teras sangat sakit pada satu atau kedua kaki yang bengkak.

  • Postpartum Preklamsia

Kondisi preklamsia ini umum terjadi pada saat kehamilan serta menjadi kondisi yang perlu diwaspadai. Namun preklamsia tak hanya terjadi pada ibu hamil, tetapi juga bisa terjadi pada ibu setelah melahirkan. Preklamsia akan menyerang dalam waktu singkat setelah melahirkan dan biasanya akan semakin parah setelah 4-6 minggu setelah melahirkan. Gejala yang biasanya terjadi seperti ibu sering mual dan muntah, volume air seni menurun drastis, tekanan darah tinggi, sering merasa sakit kepala, gangguan penglihatan, dan kaki bengkak dari hari ke hari terlihat semakin memburuk.

  • Postpartum Cardiomyopathy (PPCM)

Postpartum Cardiomyopathy merupakan slah satu kondisi gangguan jantung yang bisa menyebabkan ibu melahirkan meninggal dunia secara mendadak. Keadaan ini snagatlah berbahaya, karena sring ditemukan gejala yang berkembang cepat. Gangguan ini bisa terjadi padaibu hamil yang terlihat sehat dan yang memiliki masalah jantung. Gejalanya seperti detak jantung yang tidak teratur, rasa lelah yang berlebihan, kaki bengkak yang sangat parah dan langsung muncul setelah melahirkan, terasa sesak pada dada, dan sering buang air kecil pada malam hari.

Apa Yang Dilakukan Untuk Meredakan Kaki Bengkak Setelah Melahirkan?

Terjadinya kaki bengkak setelah melahirkan memanglah suatu hal yang normal pada setiap ibu. Namun, berikut akan di jabarkan 7 tips terbaik untuk mengurangi kaki bengkak setelah melahirkan :

1. Tinggikan kaki di atas tingkat hati setiap kali memiliki kesempatan untuk berbaring. Jika tangan dan jari bengkak angkat di atas kepala saat ibu sedang beristirahat. Jangan menyilangkan kaki atau pergelangan saat duduk.

2. Minum banyak air putih, bertolak belakang dengan apa yang mungkin ibu pikirkan. Minum lebih banyak air sebenarnya membantu ibu mempertahankan lebih sedikir cairan

3. Olahraga ringan juga dapat memebantu, karena meningkatkan sirkulasi. Tetapi tanyakan terklebih dahulu pada dokter dan berhati-hati saat melakukanya.

4. Makan makanan sehat setelah melahirkan dapat memeberikan energi pada tubuh dan membantu membuang kelebihan cairan. Makan makanan yang memiliki protein tinggi, rendah lemak, tinggi kalium, vitamin C, dan vitamin E.

5. Memijat bagian kaki juga bisa dilakukan jika ibu tidak mengalami bengkak terlalu parah. Pemijatan dilakukan secara lembut hanya untuk meningkatkan sirkulasi aliran darah pada kaki

6. Merendam kaki dengan air hangat juga bisa ibu lakukan dan campurkan dengan minyak esensial. Merendam kaki dengan air hangat dan minyak esensial juga bisa meningkatkan sirkulasi darah, mencegah varises, dan membuat kaki tidak pegal

7. Gunakan sepatu nyaman yang meregang untuk mengakoodasi pembengkakan di kaki. Serta jangan gunakan kaus kaki atau stoking yang memiliki tali ketat di sekitar mata kaki atau betis

kaki bengkak setelah melahirkan
kaki bengkak setelah melahirkan

Selain dengan cara alami diatas, mengatasi pembengkakan atau edema juga bisa dengan konsumsi obat herbal . Apakah obat herbal yang aman untuk atasi kaki bengkak setelah melahirkan? Jawabnya adalah Kapsul Kutuk Premium. Mengapa Harus Kapsul Kutuk Premium? Karena kapsul kutuk premium ini obat herbal ini mengandung ekstrak ikan kutuk atau ikan gabus yang terbukti  secara ilmiah sebagai penyembuhan luka khususnya pasca operasi caesar yang memiliki tingkat kedalaman lapis luka yang besar. Ikan kutuk atau ikan gabus juga dikenal sangat kaya akan albumin, salah satu jenis protein penting dan sangat dibutuhkan oleh tubuh serta dalam proses penyembuhan bekas luka operasi, luka bakar, luka kecelakaan, dan pasca melahirkan.

Manfaat kapsul kutuk premium antara lain :

  • Tingkatkan Kadar Albumin dan Daya Tahan Tubuh
  • Membangun & Memperbaiki Jaringan Sel Tubuh
  • Mempercepat proses penyembuhan semua Luka pada tubuh (Diabet, Luka Bakar, Pasca Operasi, pasca melahirkan, dll)
  • Terapi Penyakit Berat (Anti Oedema/Pembengkakan, Gagal Ginjal, Diabetes Melitus, Stroke, Hepatitis/Sirosis, Kanker, TBC/Infeksi Paru, Nephrotic Syndrome, Tonsilitis, Thypus, Patah Tulang, Gastritis, ITP, Sepsis, dll)
  • Suplemen Terbaik untuk Penderita ODHA (HIV/AIDS)
  • Membantu penyembuhan Autis
  • Memperbaiki Gizi Buruk pada Anak, Ibu hamil, Menyusui dan Lansia
  • Membantu menghilangkan edema (pembengkakan)
  • Perlancar ASI
  • Meningkatkan hemoglobin darah

Sedangkan Keunggulan Kapsul Kutuk, sebagai berikut :

  1. Kapsul Kutuk dibuat dari 100% bahan herbal, sehingga aman untuk ginjal & organ lain
  2. Telah lolos uji standar Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM RI)
  3. Diproduksi secara higienis dibawah pengawasan apoteker ahli dengan pedoman CPOTB
  4. Telah mendapatkan legalitas dari MUI dan BPOM RI
  5. Dengan bahan ektrak, formula tepat, dan akurat. Sehingga reaksi lebih cepat dan efektif mengobati penyakit

kaki bengkak setelah melahirkan

Untuk lebih lanjut klik pada gambar dibawah ini

kaki bengkak setelah melahirkan

artikel terkait :

– Menstruasi Pasca Operasi Caesar Tak Kunjung Kembali? Inilah Penyebabnya!!!

– Bahaya Anemia Saat Hamil, Begini Cara Yang Benar Untuk Mencegahnya!!!

– Makan Pedas Pasca Operasi Caesar, Akankah mempengaruhi Bekas Luka Jahitan?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *