Nutrisi Pasca Caesar Yang Baik Untuk Dikonsumsi Bunda

Nutrisi Pasca Operasi Caesar

nutrisi pasca operasi caesar
nutrisi pasca operasi caesar

Nutrisi Pasca Operasi Caesar – Makanan merupakan faktor yang penting untuk mempercepat penyembuhan luka setelah operasi caesar. Agar luka cepat kering Bunda dianjurkan untuk tidak sembarangan memilih menu makanan sehari – hari. Nutrisi pasca operasi caesar merupakan kebutuhan Bunda untuk pertumbuhan serta perkembangan bayi, harus pintar – pitar memperhatikan gizi seimbagnya. Lalu apa saja makanan yang mempercepat penyembuhan luka pasca operasi caesar.

Nutrisi Pasca Operasi Caesar, Sebelumnya Kenali Tentang Operasi Caesar

Kehamilan dan persalinan menguras banyak energi dan nutrisi dari tubuh. Terlebih lagi, setelah melahirkan Bunda juga akan menyusui sehingga Bunda harus memilih nutrisi pasca operasi caesar yang baik untuk menjaga diri sendiri dan bayi supaya sehat dan energik.

Operasi caesar adalah salah satu operasi besar dengan luka bedah yang relatif lebar. Saat persalinan caesar ada sekitar 7 lapisan perut yang dibedah kemudian dijahit kembali satu persatu setelah bayi dikeluarkan. Begitulah resiko infeksi jauh lebih besar karena luka jahitan akibat pembedahan yang relatif lebih lebar dan dalam. Infeksi umunya terjadi pada hari ke-3 hingga ke -7 setelah persalinan. Gejala serta penanganannya akan berbeda tergantung pada letak terjadinya infeksi.

Syarat-syarat yang berkaitan dengan operasi caesar

  • Janin pada posisi sungsang atau melintang
  • Ketidak seimbangan antara tulang panggul ibu dan ukuran bayi
  • Plasenta previa
  • Postmature atau kehamilan lebih dari 42 minggu
  • Terlilit tali pusar
  • Ibu mengalami preeklamsia, dimana tekanan darah ibu terlalu tinggi

baca juga : Inilah Fakta Melahirkan Caesar Yang Perlu Ibu Ketahui

Jenis operasi caesar ada 2, yaitu operasi caesar terencana (elektif) dan operasi caesar darurat (emergency). Berikut penjelasan singkat mengenai 2 jenis operasi caesar :

A. OPERASI CAESAR TERENCANA (ELEKTIF)

Operasi ini terjadi karena sang ibu telah memutuskan untuk melahirkan melalui operasi caesar. Bisa dengan menyesuaikan tanggal atau bisa juga karena tidak ingin merasakan sakit saat proses persalinan berlangsung dan tidak melalui fase kontraksi. Berikut beberapa alasan lain mengenai operasi caesar terencana :

  • Kehamilan Kembar, dilihat presentasi-presentasi terbawah janin apakah kepala, pantat atau melintang. Selain itu dilihat apahak masing-masing janin memiliki kantung ketuban sendiri-sendiri secara terpisah atau keduanya hanya memiliki satu kantong ketuban. Jika hanya satu maka resiko saling mengait satu sama lain lebh tinggi dan jika jumlah janin lebih dari 2 maka disarankanuntuk caesar terencana
  • Janin dengan presentasi bokong, dilakukan operasi caear pada janin presentasi bokong kehamilan pertama, kecurigaan janin cukup besar. Sehingga dapat terjadi kemacetan persalinan, janin dengan kepala mengadah (defleksi), janin dengan lilitan tali pusat atau janin dengan presntasi kaki.
  • Plasenta previa, plasenta terletak dibawah dan menutupi mulut rahim. Plasenta terdiri dari banyak pembuluh darah lokasi plasenta yang menutupi jalan lahir, sangat rawan dengan terjadinya pendarahan. Apabila terjadi kontraksi rahim maka sebagian plasenta yang kaya akan pembuluh darah ini terlepas dan menimbulkan pendarahan yang hebat yang dapat mengancam nyawa janin dan ibu.
  • Masalah pada janin, misalnya janin dengan oligohidramnion (cairan ketuban sedikit) atau janin dengan gangguan perkembangan.
    Kondisi medis ibu, preeklamsia, diabetes melitus, herpes, penderita HIV/AIDS, penyakit jantung, penyakit paru kronik, tumor rahim (mioma) yang ukurannya menutupi jlan lahir, krista yang menghalangi turunnya janin, dan sebagainya.

B. OPERASI CAESAR DARURAT (EMERGENCY)

Operasi caesar darurat terjadi ketika proses persalinan telah berlangsung, hal ini terpaksa dilakukan karena ada masalah pada ibu maupun janinnya, antara lain :

  • Persalinan macet, keadaan ini dapat terjadi pada fase pertama (fase lilatasi) atau fase kedua (ketika ibu mengejan)
  • Prolaps tali pusat, jika tali pusat keluar melalui mulut rahim, dia bisa terjepit. Sehingga suplai darah dan oksigen kejanin berkurang, keadaan ini berbahaya jika janin dilahirkan secara normal melalui vagina. Sehingga memerlukan tindakan operasi caesar segera.
  • Pendarahan, jika sang ibu mengalami pendarahan yang banyak akibat plasenta terlepas dari rahim atau karena alasan lain. Maka persalinan yang dilalui harus persalinan caesar.
  • Stres janin berat, jika denyut jantung janin menurun sampai 70x permenit, maka harus segera dilakukan operasi caesar. Normalnya denyut jantung janin adalah 120/160x permenit.

Nutrisi Pasca Operasi Caesar, Makanan yang baik untuk dikonsumsi

Setelah operasi caesar ibu memerlukan asupan nutrisi untuk tubuh dengan makan makanan padat sebaik mungkin untuk membantu mempromosikan proses pemulihan. Cukup sederhana, ada pedoman nutrisi ZERO yang diberikan setelah operasi saat ibu meninggalkan rumah sakit. Dua Dokter Naturopathic terpercaya dipanggil untuk memberi lompatan terbesar pada strategi nutrisi untuk membantu proses penyembuhan. Berikut yang dapat Bunda coba :

1. Asupan Kalori Yang Cukup

Setelah melahirkan, ibu berurusan dengan banyak hal, secara fisik dan emosional. Ibu berurusan dengan realitas sehari-hari membawa pulang ke rumah. Perubahan memakaikan popok bayi, memberi makan, mencuci pakaian, bangun di malam hari – bersama dengan ketidaknyamanan dan kelelahan yang dibawa setelah operasi. Menyiapkan makanan dan memiliki waktu untuk makan makanan yang sebenarnya. Terutama jika ibu memiliki sedikit atau tidak ada bantuan di hari-hari setelah pulang. Mendapatkan cukup kalori dari makanan padat nutrisi pasca operasi caesar yang meningkatkan kesehatan untuk mendukung tingkat energi dan proses penyembuhan adalah hal nomor satu yang dapat ibu lakukan pada hari-hari awal setelah operasi caesar.

2. Mengkonsumsi Makanan Yang Mudah Dicerna

Setelah melahirkan biasanya menumpukkan gas yang berlebihan, namun minuman bersoda dan makanan digoreng yang menghasilkan gas sebaiknya dihindari. Konsumsilah makanan yang kaya akan serat untuk menjauh dari sembelit. Sup hangat dapat dengan mudah dicerna dan yogurt juga demikian, selain itu yogurt dapat mengembalikan keseimbangan bakteri setelah caesar.

baca juga : Infeksi Jahitan Caesar? Beginilah Gejala dan Cara Mengatasinya

3. Protein

Nutrisi pasca operasi caesar yang lainnya yaitu makanan yang mengandung protein. Protein membantu dalam penyembuhan jaringan lama dan membangun jaringan baru pada wanita yang telah menjalani operasi caesar. Makanan yang kaya akan protein seperti : kacang, tofu, kemiri, susu, yogurt, keju alpukat, bayam, dan lain – lain.

3. Makan Makanan Yang Mengandung Serat

Makanan yang mengandung serat salah satunya adalah buah – buahan untuk mencegah sembelit. Macam buahnya seperti : pisang, pir, apel, rasberry, dan konsumsi biji – bijian gandum , roti, kacang polong, kacang – kacangan, dan sayuran seperti kacang hijau dan beberapa makanan tinggi serat. Buah dengan kulit yang dapat dimakan untuk memberikan lebih banyak serat agar sistem pencernaan lancar.

4. Mengonsumsi Makanan Yang Mengandung Zat Besi

Seseorang pasca operasi caesar mungkin kehilangan banyak darah selama operasi. Oleh karena itu, harus mengisi zat besi yang hilang dengan makan makanan yang mengandung zat besi. Bayam, daging merah, makanan laut, kacang – kacangan, dan kentang dengan kulitnya adalah beberapa makanan yang mengandung banyak zat besi untuk mengkompensasi besi yang hilang dalam tubuh. Makanan lain yang mengandung zat besi yang non-daging terdapat pada tahu dan tingkat paling rendah ada kacang ara, lobak, dan buah-buahan kering seperti aprikot, kismis, dan plum. Ada juga makanan yang menghambat penyerapan zat besi seperti sereal gandum utuh, roti gandum utuh, kacang polong, teh, dan kopi. Makanan tersebut harus dikonsumsi secara terpisah dari makanan yang diperkaya zat besi dan suplemen zat besi.

nutrisi pasca operasi caesar
nutrisi pasca operasi caesar

5. Vitamin C

Wanita yang telah menjalani operasi caesar harus mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin C. Karena untuk memperbaiki jaringan selama operasi. Hal ini membantu pengembangan kolagen untuk membangun tedon baru, jaringan bekas luka, pembuluh darah dan kulit segar. Vitamin C selain terdaat pada jeruk dan tomat juga dapat ditemukan dalam brokoli, kentang manis, dan paprika. Vitamin C memperepat proses pemulihan dan memerangi infeksi. Sifat antioksida vitamin C membantu tubuh memperbaiki jaringan. Sayuran akar seperti ubi jalar, labu dan wortel atau sayuran hijau gelap seperti bayam mengandung vitamin C punch.

6. Asupan Cairan

Asupan cairan yang cukup merupakan elemen penting dari nutrisi pasca operasi caesar yang baik. Memperbanyak cairan selain menghindari dehidrasi juga mencegah terjadinya sembelit. Minum banyak cairan dapat membantu dalam gerakan usus halus dan pemulihan setelah operasi. Setidaknya 8 – 10 gelas air setiap harinya. Cairan juga pentin, terutama ketika menyusui si kecil. Cairan seperti minuman yang diperkaya kalsium, yogurt rendah lemak, dan juga susu dapat meningkatkan pasokan ASI. Namun, penelitian terkontrol tidak memberikan bukti bahwa peningkatan asupan cairan akan mengakibatkan penurunan berat nadan, peningkatan laktasi, atau diuresis.

7. Kalsium

Sebagian besar wanita tidak mendapatkan cukup kalsium dari sumber makanan dan akan mendapat manfaat dari suplemen kalsium. Kalsium karbonat (ditemukan dalam Calcium Soft Chews, Caltrate®, Os-Cal®, Tums®, Viactiv®, dan suplemen lainnya) mudah diserap oleh kebanyakan orang dan merupakan bentuk suplemen kalsium yang paling murah.8,9 Produk kalsium sitrat ( seperti Citracal®) mungkin juga direkomendasikan tetapi mungkin lebih mahal dan membutuhkan orang untuk mengambil lebih banyak tablet untuk mencapai dosis optimal. Meningkatkan penyerapan, suplemen kalsium dapat dibagi menjadi dua atau tiga dosis dan diminum dengan makanan. Vitamin D memfasilitasi penyerapan kalsium, jadi sebisa mungkin, rekomendasikan suplemen kalsium yang mengandung 400 hingga 800 IU vitamin ini.

Hanya konsumsi makanan yang dijabarkan diatas saja tidak cukup, dapat juga dengan mengkonsumsi obat herbal seperti obat herbal yang satu ini yaitu Kapsul Kutuk. Kapsul Kutuk merupakan salah satu obat herbal untu mempercepat pengeringan luka pasca operasi caesar.

Demikian yang dapat saya bagian mengenai nutrisi sehat pasca operasi caesar. Silahkan Bunda coba rekomendasi dari kami, semoga dapat membantu mengatasi maslaah yang sedang Bunda hadapi sekarang ini. ^_^

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *