Varises Setelah Melahirkan Pastikah Terjadi Pada Setiap Ibu? Inilah Buktinya!!!

Varises Setelah Melahirkan

varises setelah melahirkan
varises setelah melahirkan

Setelah melahirkan ataupun saat masih masa kehamilan tubuh seorang ibu pasti memiliki perbedaan dari sebelumnya. Perbedaan bentuk tubuh inilah yang terkadang membuat sebagian ibu merasa kurang percaya diri. Terlebih lagi ibu yang bekerja dikantoran, pasti munculnya strech mark atau varises setelah melahirkan menjadi hal sangat mengganggu. Berbeda dengan strech mark, bahwa terjadi varises setelah melahirkan dapat membahayakan kesehatan Anda. Tetapi munculnya varises tidak semua terjadi setelah melahirkan dan tidak semua ibu bisa mengalaminya.

Muncul varises setelah melahirkan hanya saja bersifat sementara, namun jika ada riwayat varises pada keluarga bisa menjadi lebih lama. Varises yang terjadi pada ibu hamil atau setelah melahirkan yang memiliki riwayat kondisi ini akan hilang antara 6 hingga 12 minggu setelah melahirkan.

Beberapa Hal Mengenai Varises

Terjadinya varises tak hanya saja setelah melahirkan, namun bisa saja selama masa kehamilan timbul varises. Varises merupakan pembuluh darah vena yang mengalami pembengkakan, terpuntir, atau pembesaran. Keadaan ini biasanya permukaan kulit tampak berwarna kebiruan atau keunguan. Varises biasanya paling sering muncul pada betis atau tungkai dan anggota gerak bagian bawah. Hal ini disebabkan karena berdiri dan berjalan yang dapat memberikan tekanan tambahan pada vena di tubuh bagian bawah. Umumnya varises bukanlah hal yang serius, namun ada kasus yang dapat menjadi penanda dari masalah kesehatan yang lebih serius. Seperti terhambatnya vena yang lebih dalam pada kondisi yang disebut trombosis vena dalam. Kondisi ini terjadi setidaknya dialami oleh 3 dari 10 orang dewasa.

Varises ini umumnya cenderung dialami oleh perempuan dibanding laki-laki. Terjadinya varises dikaitkan dengan melemahnya katup vena pada area yang sakit. Bagian dalam vena terdapat katup satu arah berukuran kecil yang memungkinkan darah mengalir melewatinya. Hal ini juga berperan untuk mencegah aliran darah berbalik arah. Katup-katup ini melemah akibat peregangan yang berlebihan atau penurunan kelenturan yang menyebabkan kebocoran aliran darah serta darah yang mengalir berbalik arah. Kejadian ini bisa menyebabkan akumulasi darah pada vena yang membuatnya membengkak dan membesar.

Hal yang menyebkan terjadi gangguan vena ini belum diketahui. Sebagian orang cenderung mengalami varises tanpa penyebab yang jelas dan spesifik. Ada beberapa faktor risiko seseorang mengalami varises, antara lain :

1. Seorang perempuan bepotensi lebih tinggi mengalami varises dibanding laki-laki, karena hal ini dikaitkan dengan hormon yang dimiliki seorang perempuan.

2. Risiko varises diduga diturunkan secara herediter

3. Usia yang semakin tua dapat menyebabkan penurunan elastisitas vena

4. Memiliki berat badan lebih dapat memberikan tekanan yang lebih besar pada vena yang membuat katup vena akan bekerja lebih berat dan membuat rawan mengalami kebocoran

5. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa orang yang bekerja dengan berdiri lebih lama lebih berpeluang mengalami varises.

varises setelah melahirkan

Saat masa kehamilan ibu juga mungkin akan mengalami masalah varises pada kaki. Faktor yang menyebabkan varises ini karena perubahan hormon termasuk progesteron meningkat pada wal kehamilan. Menyebabkan pembuluh darah membesar dan mengalir di kaki berkat gravitasi. Ketika volume darah meningkat untuk mensuplai bayi dan plasenta, vena melebar lebih lanjut, sebagai efek samping dari kehamilan. Saat masa kehamilan pelepasan relaxin membantu mempersiapkan tubuh untuk melahirkan yang juga menyebabkan otot-otot halus di pembuluh darah. Ketika bayi tumbuh di trimester kedua dan ketiga, ia menerapkan tekanan pada vena yang menyebabkan pembuluh darah membesar. Setiap faktor itu dapat meningkatkan risiko varises saat masa kehamilan.

Penyebab terjadi varises setelah kehamilan antara lain :

  • Keturunan; jika anda memilikiriwayat keluarga varises, maka kemungkinan terjadi varises terjadi setelah kehamilan
  • Kerusakan ekstra vena selama kehamilan; jika pembuluh darah mengalami kerusakan mungkin tidak dapat diperbaiki dan mungkin terus menderita varises setelah kehamilan.
  • Jumlah kehamilan; gravitasi ketidaknyamanan karena varises terus meningkat dengan setiap kehamilan terutama setelah 3 kehamilan

Tips Mengatasi Varises Setelah Melahirkan

Muncul varises setelah melahirkan ataupun saat masa kehamilan hanyalah masalah estetik. Katup yang melemah di vena-vena kaki memungkinkan darah mengalir di kaki saat Anda duduk dan berdiri. Varises sering terjadi pada kaki di mana penyatuan darah menyebabkan vena segera di bawah kulit membesar dan menjadi varises.

varises setelah melahirkan
varises setelah melahirkan

Setelah mengetahui apa itu varises dan penyebab yang dapat mengakibatkan munculnya varises. Nah, inilah tips mengatasi varises bagi Anda yang sedang mengalami masalah ini. Berikut tips atasi varises setelah melahirkan :

1. Berolahraga secara teratur; Berolahraga setiap hari, hanya berjalan cepat disekitar komplek juga dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah secara efektif

2. Tinggikan kaki; Tinggikan kaki jika memungkinkan, gunakan bangku utuk mengistirahatkan kaki saat sedang duduk. Jangan menyilangkan kaki atau pergelangan kaki saat dudukdan hindari berdiri lama.

3. Gunakan selang dukungan; stoking kompresi membantu meringankan ketidaknyamanan yang Anda alami karena varises setelah melahirkan. Penggunaan selang dukungan mengurangi pembengkakan dan mencegah kondisi semakin memburuk

4. Skleroterapi; sklerotherapy dapat membantu mengobati varises secara efektif setelah melahirkan. Dokter akan menyuntikkan solusi ke vena yang terkena untuk mengurangi ketidaknyamanan yang terjadi karena kondisi kesehatan. Hasil positif skleroterapi setelah sekitar 1 bulan.

Setelah melahirkan maka biasanya risiko dan gejala varises akan berkurang. Secara singkat cara mencegah varises pada kaki yang dapat dilakukan antara lain:

  • Hindari berdiri terlalu lama
  • Rutin berolahraga
  • Mengistirahatkan kaki dengan meluruskannya setelah aktivitas
  • Menurunkan berat badan bila berlebih

artikel terkait :

– Menstruasi Pasca Operasi Caesar Tak Kunjung Kembali? Inilah Penyebabnya!!!

– Pantangan Pasca Operasi Caesar, Apa Saja? Inilah 7 Diantaranya!!!

– Minum Kopi Setelah Melahirkan dan Menyusui, Berdampak Pada Kesehatan Ibu?

varises setelah melahirkan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *